Tag

, ,

Tujuan :
  1. Antara peserta training akan memahami bagaimana komunikasi itu begitu penting untuk menciptakan tujuan yang sama
  2. Mencairkan suasana dan gelak tawa karena pernyataan  “jika-maka” yang dibuat kemungkinan besar tidak nyambung.
  3. Membuat peserta training bisa lebih aktif dan berkonsentrasi

Waktu :10-15 menit
Alat yang dibutuhkan : Selembar kertas dan pulpen
Prosedur :

  • Fasilitator membagikan kertas kosong kepada seluruh peserta
  • Bagilah peserta menjadi dua kelompok
  • Atur kedua kelompok tersebut untuk saling berhadapan
  • Kelompok pertama, fasilitator memberikan nama “Kelompok Jika”, kelompok dua diberikan nama “Kelompok Maka”
  • Semua “Kelompok Jika” diminta menulis kata-kata yang berawalan jika sebanyak 4 kalimat
  • Semua “Kelompok Maka” diminta menuliskan kata-kata yang berawalan maka sebanyak 4 kalimat
  • Batasi waktu untuk menulis, 2-3 menit.
  • Setelah selesai menulis, minta lah satu orang secara suka rela dari “Kelompok Jika” dan satu orang dari kelompok “Maka”, masing-masing diminta berdiri dan bersiap-siap membaca dengan lantang
  • Fasilitator memberitahu kepada peserta: “jika saya bilang BACA!, maka seorang yang saya tunjuk dari “kelompok Jika” membaca tulisannya dengan lantang, kemudian seseorang langsung disusul oleh seorang yang ditunjuk dari “kelompok Maka”.
  • Fasilitator juga mengatakan bahwa permainan ini ada hadiahnya bagi pasangan yang cocok (kalimat “jika” – “maka”nya selaras).
  • Jika peserta sudah siap, maka fasilitator mengatakan “BACA!” sambil menunjuk “Kelompok Jika” dan kemudian “Kelompok Maka”.
  • Ulangi lagi mencari sepasang peserta lainnya sampai selesai atau sampai fasilitator menganggap cukup.

Poin Diskusi :

  • Hal apa saja yang ditemukan peserta selama proses permainan berlangsung?
  • Apa saja kesulitan yang dihadapi dan bagaimana strategi untuk mengatasi kesulitan tersebut?
  • Apa saja hikmah yang dapat diambil dari permainan tersebut?

—-

referensi : diolah dari http://www.promutu.com