“Kisah Di balik pembuatan LIFE OF PI”

Pasti kalian tahu fim Life of Pi salah satu film yang unik yang menampilkan seseorang yang terjebak di laut dengan seorang harimau admin tentang teknik pembutan filmnya sendiri yang begitu unik kalian pasti bertanya tanya apakah benar pemeran utamanya berakting lang sung dengan harimau. jawabannya adalah tidak Di segmen Pi patel saat di laut, hampir semua obyek menggunakan efek. Suraj hanya shooting di kolam besar dengan perahu kecil. Kapal besar, ombak ganas, harimau Richard Parker, hyena, orang utan, ikan terbang, ikan paus, pulau yang penuh dengan meerkat pun dikerjakan dengan animasi dan visual efek.

tau kah kalian film ini di buat di atas Kolam berdimensi 70 meter kali 30 meter dengan kedalaman 3 meter, dikelilingi dinding warna biru untuk tehnik blue screen. Kolam ini dirancang bisa menghasilkan ombak tinggi. Saat Pi Patel beradegan di dek kapal TsimTsum, shootingnya pun dilakukan di kolam tersebut dengan menggunakan krane yang menggoyangkan dek kapal.

Di film ini, Ang Lee memang menghabiskan waktu lama (mungkin lebih dari setahun) untuk mengeksplorasi teknologi 3D untuk menghasilkan visualisasi yang imajinatif, surialis dan tak kehilangan kesan spiritual. Ang Lee bekerja sama dengan Rhythm & Hues Studios dan beberapa studio lain untuk mengerjakan detail-detail visual efeknya. Rhythm & Hues ini sudah sering mengerjakan visual efek untuk film-film Hollywood dan memenangkan Oscar untuk visual efek film Babe dan Golden Compass. Uniknya, dalam menggarap Life of Pi, Rhythm & Hues mengerahkan semua cabang studionya di enam tempat sekaligus, yaitu di Mumbai (India), Hyderabad (India), Kuala Lumpur (Malaysia), Vancouver (Kanada), dan Kaohsiung (Taiwan). Di sini mereka menggunakan sistem remote rendering yang pertama kali digunakan di dunia, yang memanfaatkan teknologi Cloud dan internet kecepatan tinggi, yang dinamakan CAVE (Cloud Animation and Visual Effects) dan berpusat ke studio Taiwan. Biasanya kalau di studio animasi atau visual efek, menggunakan Rendering Farm, sistem render setiap frame yang menggunakan puluhan super komputer yang terhubung dalam satu jaringan intranet kecepatan tinggi. Nah, dengan teknologi internet kecepatan tinggi di Taiwan serta sistem Cloud, semua studio dimana pun lokasinya, bisa merender bersamaan. Canggih kan? Di Malaysia sendiri, ada 47 orang yang bekerja ribuan jam menggarap visual efek film ini, dan di artikel di sini mereka bangga bisa berkontribusi mengerjakan visual efek untuk film indah ini. Ada banyak bagian yang orang-orang Malaysia lakukan untuk film ini, salah satunya adalah membuat efek rambut Pi Patel yang dihembuskan angin kencang.

bagaimana luar biasa kan bukan hanya ceritanya saja yang unik tapi pembuatannya juga yang luar biasa hebat dan penuh kerja keras pantas saja film ini menjadi salah satu film tersukses di tahun 2012

sumber :Β https://www.facebook.com/MovieHolicIndonesia