Tuhan selalu mengajarkan kita tentang sabar.. sebesar apapun masalah yang menimpa umatNya..
Tiada kata lain yang bisa diucapkan selain, astagfirulloh.. saat mendengar kabar yang cukup mengejutkan sore ini..
Bukan masalah untukku, tapi aku langsung terbayang dengan ibumu.. adikmu.. ibuku.. ayahku..
Bagaimana kamu mempertanggungjawabkannya?
Aku cukup bisa menerima, dan bersyukurlah aku tidak kehilangan kepercayaan padamu..
Tapi bagaimana kamu menjalani hari? Apa tidak cukup kekacauan yang ditimbulkan akibat kesalahanmu sendiri?
Berapa kali kamu harus salah.. Berapa kali kamu harus terjatuh… agar kamu sadar.. sadar akan hal2 kecil yang sering kamu sepelekan… :’)
Berapa kali kamu harus menghadapi kenyataan buruk, hanya karena hal kecil..?
Atau haruskah kamu terpuruk dulu, sampai kamu sadar… banyak orang yang sayang dan peduli padamu, mencoba menyadarkanmu..

…….

Bahkan hingga saat ini.. saat aku dengan sabar menunggu dan menghadapi mu, aku masih memiliki harapan padamu.. masih percaya dengan keajaiban bahwa suatu saat kamu akan berhenti bersikap menyepelekan hal2 kecil, berhenti hidup dalam semua aturanmu sendiri, dan menyadari bahwa dirimu terikat banyak dengan org2 yang memiliki harapan padamu, dan ADA ATURAN LAIN yang harus kamu ikuti..

Cukup, gagal bukan berarti tidak akan pernah sukses, gagal bukan berarti kamu kehilangan segalanya.. setidaknya kamu masih punya harapan.. walau hanya sekecil kerikil…