Lekas usap tetesan-tetesan rindu
Dalam dekapan riang dan harapan
Jelas kau bertahan dalam inginmu

Tiada kejelasan,
Hanya mimpi tak berarti,
Hanya secercah kilasan, tak akan membuatmu luruh, apalagi kembali

Kita memiliki lingkar dengan warna yang berbeda,
Senada pun tidak bisa,
Bukan salahmu bukan salahku, bukan pula salah keadaan.
Mungkin memang ada garis samar, seakan terhubung namun layaknya fatamorgana, kau dekati ia pun hilang.

Lekas usap tetesan rindu,
Karena bukan dia tempatku berlabuh.