Tidak lagi menjadi empat hari seperti tempo lalu.
Semuanya semakin jelas setelah ada penambahan jumlah mimpi tentangmu.
Rentetan cerita yang tidak memiliki hubungan kausalitas, tiba2 menunjukan hubungan yang signifikan.
Terkejut aku, saat insight mulai merambat ke seluruh jaringan membuka kotak memoriku.
Kenyataannya adalah..
Kau yang diharapkan bisa menarikku tinggi,
Ternyata menendangku ke lubang tak berdasar.
Semakin aku ingin meraihmu, semakin kau melejit sulit kuikuti.
Kuakui kau pintar memukauku dengan kecepatanmu.
Tapi kau pasti akan punya titik lemah, saat kau lelah dengan semua permainan yang kau buat.
Saat pundakku dan pundakmu sejajar dengan segala yang kuusahakan,
Saat itu lah..
Aku akan mengajarkanmu tentang bagaimana caranya merangkul.
Bukan menendang.

🙂